Gerhana Matahari : Pengertian, Jenis dan Prosesnya

Gerhana Matahari – Hai sobat pintar kembali kita akan mengulas informasi penting dengan cara yang menarik kali ini tentang gerhana. apasih gerhana itu dan bagaimana prosesnya terkhusus yang

kita ulas kali ini tentang gerhana pada matahari. Seperti yang kita ketahui gerhana terjadi pada bulan dan matahari, gerhana bulan pada malam hari dan matahari di siang hari.

Fenomena alam ini sangat menarik dan terjadinya pun sangat jarang biasanya terjadi pada periode tertentu yang prosesnya terjadi di sisten tatasurya kita sehingga banyak orang yang ingin

menyaksikannya baik secara mata telanjang maupun menggunakan teleskop. Untuk ulasan selengkapnya langsung saja kita baca di artikel dibawah ini ya adik-adik dan teman-teman semua.

gerhana matahari

Pembahasan Terkait Gerhana Matahari

Pengertian

Gerhana ialah peristiwa alam, namun pada sejarahnya kerap dipandang seperti tanda atau firasat, dan bisa memacu perasaan takut karena matahari terlihat lenyap dan langit jadi gelap secara tiba-tiba.

Karena tempat dan waktu lampau bisa dijumpai lewat penghitungan astronomi, catatan riwayat berkenaan gerhana (contoh  GM Asyur) memungkinkannya sejarawan ketahui dengan

tentu tanggal beberapa kejadian masa lampau dan memprediksi tanggal atau tahun kejadian-peristiwa terkait. Peralihan status rasi bintang saat terjadi saat Mei 1919 dipakai sebagai salah satunya bukti teori relativitas umum Albert Einstein.

Terjadinya fenomena alam ini tidak ada setiap babak bulan baru, karena orbit bulan mempunyai kemiringan 5° pada sektor ekliptika (sektor orbit bumi melingkari matahari) hingga status bulan kerap kali tidak satu sektor dengan matahari dan bumi.

Fenomena ini terjadi saat status bulan berada antara bumi dan matahari hingga kelihatan tutup beberapa atau semua sinar matahari di langit bumi. Berdasar langkah tertutupnya matahari,

ada empat tipe gerhana matahari: gerhana keseluruhan, gerhana cincin, gerhana beberapa, dan gerhana matahari hibrida/campuran.

Memperhatikan fenomena alam ini langsung bisa mencelakakan mata, karena di luar babak gerhana keseluruhan radiasi dari matahari langsung akan memancar ke retina dan menyebabkan kerusakan permanen.

gerhana matahari total

Jenis – Jenisnya

1. GM keseluruhan, yakni saat bulan tutupi semua matahari hingga korona (yang menyelimuti matahari dan umumnya lebih redup dibanding matahari) jadi kelihatan. Pada kejadian gerhana keseluruhan, gerhana keseluruhan cuma terlihat dalam suatu “lajur” kecil di atas bumi.

2. GM cincin, yakni saat bulan ada pas di tengah matahari dan bumi, tapi ukuran nampaknya lebih kecil dibanding sama ukuran terlihat matahari. Akhirnya, tepian matahari kelihatan sebagai cincin yang paling jelas dan melingkari bulan yang terlihat sebagai bundaran gelap.

3. GM kombinasi atau hibrida di antara gerhana gerhana cincin dan keseluruhan. Di beberapa permukaan bumi kelihatan gerhana keseluruhan, sedangan di titik lain kelihatan gerhana cincin. Gerhana kombinasi semacam ini cukup langka.

4. GM beberapa terjadi saat bulan ada tidak pas di tengah garis di antara matahari dan bumi, hingga cuma tutupi beberapa matahari. Peristiwa ini umumnya kelihatan di beberapa titik di luar lajur gerhana cincin atau keseluruhan. Terkadang, yang kelihatan di bumi hanya gerhana beberapa karena umbra (bayang-bayang yang mengakibatkan gerhana keseluruhan) tidak berpotongan dengan bumi dan cuma melalui wilayah di atas teritori kutub.Gerhana beberapa umumnya tidak demikian memengaruhi jelasnya cahaya matahari. Kegelapan baru bisa dirasa saat lebih dari 90% matahari tertutup bulan, serta gerhana beberapa yang capai 99% tidak kurang gelap dibandingkan kondisi fajar atau senja.

Proses Berlangsungnya

Istilah gerhana sentra kerap digunakaan sebagai istilah yang mencakup gerhana keseluruhan, cincin, atau kombinasi, karena biasanya dalam gerhana-gerhana itu garis yang menyambungkan titik pusat (“sentra”) matahari dan bulan sentuh permukaan bumi. Gerhana sentra dimulai dan disudahi oleh gerhana beberapa, dan perubahan fase-fase ini disebutkan beberapa titik “kontak”, yakni:

1. Kontak pertama: saat pinggir depan bulan (pinggir barat) kelihatan pas “sentuh” pinggir timur matahari untuk pertama kalinya. Sesudah contact pertama, bulan mulai bergerak tutupi matahari dan mengawali gerhana sebagian.

2. Kontak ke-2 : saat pinggir belakang bulan (pinggir timur) sentuh pinggir timur matahari, hingga mengawali gerhana matahari sentra (keseluruhan atau cincin).

3. Kontak ke-3 : saat pinggir depan bulan (barat) tinggalkan pinggir barat matahari, akhiri gerhana matahari sentra dan kembalinya gerhana sebagian.

4. Kontak ke-4: saat pinggir belakang bulan (timur) tinggalkan pinggir barat matahari, hingga bulan benar-benar tak lagi tutupi gerhana usai dan matahari.

Durasi waktu / Lama waktunya Terjadi

Beberapa faktor berikut tentukan lama waktunya sebuah gerhana keseluruhan, diawali dari yang peranannya terbesar:

1. Status bulan yang makin dekat dari bumi (hingga terlihat lebih besar)
2. Status bumi yang makin jauh dari matahari (hingga matahari terlihat kecil)
3. Pusat gerhana terjadi makin dekat ke khatulistiwa (kecepatan perputaran bumi semakin tinggi hingga selisihnya dengan kecepatan umbra lebih kecil)
4. Vector lajur gerhana (di titik pusatnya) yang makin lempeng ke arah timur (hingga sejalan dengan vector perputaran bumi)
5. Pusat gerhana terjadi dekati saat terjadi zenit matahari

Berdasar penghitungan, gerhana matahari paling panjang yang dijumpai sekarang ini diprediksi aka terjadi pada 16 Juli 2186, dengan lama 7 menit 29 detik di langit utara Guyana.

Jalur Yang Dilalui Sepanjang Proses Gerhana Matahari

Dalam gerhana sentra, bayang-bayang sentra bulan (umbra untuk gerhana keseluruhan atau antumbra pada gerhana cincin) bergerak secara cepat dari barat ke arah timur di atas bumi. Bumi berputar-putar dari barat ke arah timur,

dengan kecepatan 28 km/menit di khatulistiwa, tapi revolusi bulan bisa lebih cepat yakni 61 km/menit hingga pergerakan bayang-bayang bulan nyaris selalu dekati arah barat-timur dengan kecepatan relatif sebesar beda di antara kecepatan orbit bulan dikurangkan kecepatan perputaran bumi.

Jalur yang dilalui bayang-bayang ini mempunyai lebar yang bergantung pada jarak bulan dan matahari dari bumi. Bila bulan relatif dekat sama bumi, umbranya bisa tutupi daerah yang semakin besar

hingga lajur yang dilalui gerhana sentra bisa mempunyai lebar sampai 267 km dan durasi waktu melewati 7 menit. Di luar lajur bayang-bayang sentra ini, penumbra (yang mengakibatkan gerhana beberapa) tutupi daerah permukaan bumi yang lebih besar. Umbra biasanya mempunyai lebar 100 sampai 160 km, dan penumbra bisa berdiameter melewati 6400 km.

Itulah tadi ulasan mengenai Gerhana matahari yang berhasil kami rangkumkan dan kami sajikan ke kalian semua, semoga kalian dapat memetik inti dari informasinya ya sobat pintar semua.

Terimakasih banyak sudah meluangkan banyak waktu dan tak ada hentinya kami menghimbau kalian terutama para generasi muda jangan pernah malas untuk membaca karena membaca gudang ilmu.