Hewan Ovipar : Ciri-Ciri, Metode Pembuahan dan Contoh

Hewan Ovipar – Hai sobat cerdas, di edisi ini kali kita akan memberi info terupdate masih mengenai dunia pengajaran. Dasar ulasan ini kali berkenaan langkah perkembang biakan pada hewan.

Pada umumnya hewan adalah dari makhluk hidup yang memiliki kodrat untuk berkembang biak. Langkah berkembang biak tiap hewan sudah pasti berbeda. Ada hewan yang

berkembang biak dengan melahirkan yang disebutkan vivipar, ada pula yang bertelur atau ovipar, bahkan juga ada pula yang bertelur sekalian melahirkan yang dikenali dengan istilah ovovivipar.

Ketidaksamaan langkah perkembangbiakkan hewan itu tergantung pada kehadiran organ khusus pada satu ekor hewan. Misalkan, hewan yang berkembang biak dengan bertelur atau ovipar, tidak memiliki kelenjar daun telinga dan susu.

Untuk mengenali ulasannya selengkapnya berada di artikel ini, dan yakinkan kalian khususnya adik – adik semua membacanya sampai habis hingga info yang kami suguhkan dapat bermanfaat.

hewan ovipar

Pembahasan Berkenaan Hewan Ovipar

Pengenalannya

ovipar ialah perkembangbiakkan pada hewan dengan bertelur. Agar telur itu bisa menetas untuk hasilkan anak hewan, telur umumnya akan dierami oleh induknya.

Contoh hewan yang terhitung hewan ovipar ialah ayam, bebek, katak, ikan, ular, kura-kura, dan lain-lain. Dalam telur yang dikeluarkan oleh induk hewan ovipar itu, ada

embrio yang nanti bisa menetas dan hasilkan anak hewan yang semacam. Hewan yang bertelur ialah hewan betina dan pembuahannya bisa terjadi di luar atau di dalam.

Beberapa Ciri – Cirinya

1. Tidak mempunyai daun telinga
2. Induk tidak menyusui anak
3. Bukan terhitung dari hewan mamalia
4. Tidak memiliki kelenjar pada susu
5. Terhitung sebagai keluarga hewan yang sejenis unggas
6. Induk bisa mendekami telur sampai menetas
7. Telur ada di luar badan induknya

Metode Pembuahannya

Pada hewan yang lakukan pengembangbiakan dengan bertelur, akan lakukan pembuahan di luar badan hewan betina, misalkan hewan amphibi dan ikan. Hewan ovipar betina ini

akan keluarkan telurnya, sementara hewan ovipar jantan akan keluarkan sel sperma dengan jumlah yang bagus di air. Ke-2 sel itu akan berjumpa di air dan membuat telur dan zigot.

Sesudah sel telur dibuahi, maka berkembang jadi telur yang terbungkus oleh cangkang. Selanjutnya, telur itu akan dikeluarkan lewat kloaka yang ada di badan hewan ovipar betina. Lalu, menanti waktu untuk telur itu menetas.

Saat yang dibutuhkan agar sebutir telur pada hewan ovipar agar bisa menetas berbeda. Misalkan, pada hewan ikan perlu waktu sekitaran 4-5 hari agar telurnya menetas, sementara pada hewan ayam perlu waktu sekitaran 21 hari agar telurnya bisa menetas jadi anak ayam.

Contoh Hewan

1. Ayam

Ayam sebagai tipe hewan unggas yang sering dijadikan hewan ternak atau hewan piaraan. Hal itu karena ayam mempunyai beragam faedah untuk kehidupan manusia, baik itu telur, dagingnya, dan bulu-bulu.

20 contoh hewan ovipar

2. Bebek

Bebek berlainan dengan angsa, karena ukuran badan bebek lebih kecil. Bebek bisa berhabitat di dataran atau di atas air tawar. Sama seperti dengan ayam, bebek sering dijadikan hewan ternak atau hewan piaraan oleh manusia. Telur dan daging bebek benar-benar berguna untuk kehidupan pangan manusia.

3. Ikan

Ikan sebagai hewan yang terhitung dalam kelompok hewan berdarah dingin yang berhabitat di air, baik itu air air laut atau tawar. Ikan bernapas memakai insang. Ikan jantan dan ikan betina akan lakukan perkawinan pada proses berkembang biak. Saat yang dibutuhkan untuk satu ekor ikan agar telurnya bisa menetas ialah 3-4 hari sesudah telur ditempatkan pada rumahnya.

20 contoh hewan ovipar vivipar dan ovovivipar

4. Kura-kura

Kura-kura bisa hidup di dataran dan di air, tapi mereka semakin banyak habiskan waktunya di dataran. Kura-kura berlainan dengan penyu dan bulus, bedanya berada pada komunitas mereka.

Satu ekor kura-kura bisa bertahan hidup sampai beberapa ratus tahun, bahkan juga ada pula lho kura-kura yang berumur 226 tahun. Telur kura-kura umumnya akan dierami dengan dikubur dalam pasir.

Nach adik – adik tersebut barusan ulasan materi tentan hewan ovipar, mudah-mudahan apa yang kami suguhkan ini dapat menambahkan ilmu dan pengetahuan kalian. Tentu saja tidak pernah lupa buat kami peringatkan

selalu untuk rajin membaca karena membaca sebagai jendela dunia, gudangnya ilmu. Untuk suportnya kami katakan terima kasih banyak dan terus mencari artikel mengenai materi yang lain disini.