Hewan Vertebrata : Pengertian, Ciri-ciri, dan Klasifikasi

Hewan Vertebrata – Hai sobat pintar, kembali kami akan menyajikan informasi mengenai Ilmu Pengetahuan Alam di Sekolah Tingkat Pertama. Ulasan menarik dan penting kalian baca kali ini mengenai

hewan bertulang belakang. Secara umum hewan ada bagi menjadi 2 jenis yaitu vertebrata yang memiliki tulang belakang dan avertebrata yang tidak pempunyai tulang belakang.

Bagi kalian yang sedang mencari referensi tentang materi ini, tepat sekali membaca artikel dari kami karena kami telah merangkumkan tentang pengertian, ciri-cirinya tak lupa dengan

klasifikasi morfologionya beserta beberapa contoh hewan vertebrata yang ada di sekitar kita dan untuk ulasan hewan avertebrata akan kita kupas tuntas di artikel berikutnya tunggu ya.

hewan vertebrata

Pengertian Hewan Vertebrata

Hewan vertebrata ialah kelompok hewan yang mempunyai tulang belakang. Tulang belakang datang dari perkembangan sumbu penopang badan primer atau notokorda (korda dorsalis). Notokorda vertebrata cuma ada di periode embrionik, sesudah dewasa akan alami penulangan jadi mekanisme penunjang badan sekunder, yakni tulang belakang (vertebrae).

Dalam mekanisme kategorisasi, vertebrata sebagai subfilum dari filum Chordata. Chordata mencakup hewan-hewan yang mempunyai beberapa ciri seperti berikut :

1. Mempunyai notokord, yakni rangka berwujud batangan keras tapi lentur. Notokord berada antara aliran pencernaan dan tali saraf, memanjang sejauh badan membuat sumbu kerangka.

2. Mempunyai tali saraf tunggal, berlubang berada dorsal pada notokord, dan mempunyai ujung anterior yang jadi membesar berbentuk otak.

3. Mempunyai ekor yang memanjang ke posterior pada anus.

4. Mempunyai sela faring.

Ciri – Ciri Yang Dimilikinya

Badan hewan vertebrata memiliki type simetri bilateral dan sisi organ dalam diproteksi oleh kerangka dalam atau endoskeleton, khusus sisi otak yang diproteksi oleh tulang-tulang tengkorak (kranium). Sisi paling luar badan hewan vertebrata berbentuk kulit yang tersusun atas epidermis (susunan luar) dan dermis (susunan dalam).

Kulit hewan vertebrata ada yang tertutup dengan bulu-bulu dan ada pula yang tertutup dengan rambut. Organ dalam, seperti organ pencernaan, jantung, dan pernafasan ada di dalam satu rongga selom atau badan.

Disamping itu, hewan vertebrata mempunyai alat badan yang komplet, yang membuat mekanisme organ badannya mencakup mekanisme pencernaan yang memanjang dari mulut sampai anus, mekanisme peredaran darah tertutup (darah mengucur dalam pembuluh darah),

alat ekskresi berbentuk ginjal, alat pernafasan berbentuk paru-paru atau insang, sepasang alat reproduksi (kanan dan kiri) dan mekanisme endokrin yang berperan hasilkan hormon. Berikut beberapa ciri yang lain dari hewan vertebrata:

1. Mempunyai syaraf yang terbagi dalam otak dan sumsum tulang belakang

2. Bernafas dengan paru-paru insang dan kulit.

3. Mempunyai kelenjar bulat dan endoksin yang hasilkan hormon pengontrol.

4. Mempunyai temperatur badan yang panas dan masih tetap (homoiternal) atau bersuhu badan dingin sesuai situasi keadaan (poikiloternal).

5. Alat pencernaan memanjang dimulai dari mulut sampai ke anus, yang terletak di samping ada di belakang dan vertran.

6. Berkulit epidermis (sisi luar) dan kulit endodermis (sisi dalam).

7. Alat reproduksi berpasangan, terkecuali pada burung.

Klasifikasi Hewan Vertebrata

klasifikasi hewan vertebrata

PISCES

Pisces mempunyai komunitas di air dengan alat pernapasan berbentuk insang. Hewan ini memiliki sirip yang berperan tentukan arah gerak di di air dan mempunyai gurat segi untuk ketahui penekanan air. Terhitung hewan berdarah dingin (poikiloterm), yakni temperatur badan disamakan dengan lingkungan. Pisces berkembang biak dengan bertelur (ovipar). Berdasar tipe tulangnya ikan dipisah jadi 3 barisan, yakni :

1. Agnatha (Ikan tanpa rahang): Ordo Agnatha, Contoh species Petromyzon, ikan lamprey, Polistrotema (ikan hag), Contoh species Polistrotema (ikan hag)

2. Chondrichthyes atau ikan tulang riskan, Contoh species : Ikan Hiu Berkepala Bison (Heterodontus sp), Ikan hiu martil (Spyrna tudes), Ikan hiu Berkepala anjing (Squalus acanthias), Ikan Pari (Dasyatis sabina), Ikan cucut macan (Sphyrna blochii)

3. Osteichthyes atau ikan tulang keras, contoh : ikan mas, ikan gurami, ikan tongkol. Vertebrata pisces

AMPHIBIA

Amphibia sebagai hewan yang bisa hidup pada dua komunitas, yakni darat dan air, tetapi tidak seluruhnya tipe Amphibia hidup di dua tempat kehidupan. Beberapa macam katak, salamander, dan caecilian ada yang cuma hidup di air dan ada cuma di darat. Tetapi komunitasnya keseluruhannya dekat sama air dan lokasi yang lembap seperti rawa dan rimba hujan tropis. Hewan ini bernafas dengan insang, paru-paru dan mempunyai temperatur tubuh poikiloterm, berkembang biak dengan bertelur (ovipar) dan pembuahan terjadi di luar badan (external). Amphibia dipisah jadi 3 ordo, yakni :

1. Ordo Stegoephalia: Contoh Spesiesnya ialah Ichtyopsis

2. Ordo Caudata: Contoh spesiesnya ialah Cryptobranchus (Salamander sungai), Hynobius (Salamander yang hidup di daratan Asia), Megalobatrachus maximus (Salamander yang umum dikonsumsi di Jepang)

3. Ordo Anura: Contoh Spesiesnya ialah Rana sp. (Katak), Polypedates leucomystax (Katak pohon), Microhyla (Kintel), Bufo Marinus (Katak besar)

REPTILIA

Reptilia (dengan bahasa latin, reptil = melata) mempunyai kulit bersisik yang dibuat dari zat sundul (keratin). Sisik berperan menahan kekeringan. Ciri-ciri yang lain dipunyai oleh mayoritas reptil ialah anggota badan berjari lima, bernapas dengan paru-paru, jantung beruang tiga atau empat, memakai energi lingkungan untuk mengeset suhu badannya hingga termasuk hewan poikiloterm, fertilisasi secara intern, hasilkan telur hingga termasuk ovipar dengan telur bercangkang. Reptilia dipisah jadi 4 Ordo :

1. Ordo Chelonia
2. Rhynchocephalia
3. Squamata
4. Crocodilia

AVES

Aves mempunyai temperatur tubuh homoiterm (temperatur tubuh masih tetap, tidak dipengaruhi temperatur lingkungan). Bertubuh dengan bulu yang membuat sayap dan dipakai untuk terbang. Tulangnya memiliki rongga hingga enteng. Berkembang biak secara bertelur (ovipar) dan pembuahan dalam badan. Telur aves bercangkang dan mempunyai kuning telur yang besar. Hewan ini bernafas dengan paru-paru dan mempunyai beberapa pundi udara yang menolong pernapasan saat terbang. Contoh : ayam, kasuari, pinguin, bebek, angsa. Aves dipisah jadi beberapa Ordo :

1. Ordo Colombiforines
2. Ordo Coracaiiformes
3. Ordo Grana Cares
4. Ordo Nato Tores
5. Ordo Rapaces

MAMMALIA

Keunikan dari mammalia ialah kelenjar susu. Susu dibuat oleh kelenjar (mammae) yang ada di wilayah dada atau perut. Mammalia disebutkan hewan menyusui karena menyusui anaknya.

Badan mammalia tertutup oleh rambut yang berperan sebagai insulasi yang perlambat transisi panas dengan lingkungan, sebagai indera peraba diantaranya pada kumis, sebagai perlindungan dari gesekan atau cahaya matahari, sebagai penyamar atau pertahanan membuat perlindungan dari mangsa, dan sebagai penciri kelamin.

Mammalia berkembang biak dengan melahirkan (vivipar). Hewan ini mempunyai temperatur badan homoiterm (temperatur badan masih tetap) dan bernafas dengan paru-paru. Mammalia mempunyai otak yang lebih berkembang dibanding dengan hewan vertebrata lainnya. Beberapa macam ordo hewan mamalia :

1. Ordo Insectivora
2. Ordo Phalidata
3. Ordo Chiroptera
4. Ordo Marsupialia
5. Ordo Prosboscidae
6. Ordo Artidactyea

Beberapa Hewan Vertebrata

Contoh-contoh hewan vertebrata, seperti berikut:

1. Ikan Hiu Berkepala Bison (Heterodontus sp)
2. Ikan hiu martil (Spyrna tudes)
3. Ikan mas
4. Ikan gurami
5. Ikan tongkol.
6. Katak pohon (Polypedates leucomystax)
7. Pinguin
8. Bebek
9. Angsa

Sesudah mengulas contoh-contoh hewan vertebrata, agar kamu lebih gampang dalam pahami hewan vertebrata, karena itu ulasan setelah itu morfologi dan anatomi hewan vertebrata.

Nah adik – adik dan sobat pintar lainnya, itulah ulasan lengkap mengenai hewan bertebrata yang berhasil kami rangkumkan dan kami sajikan ke kalian semua terimakasih sudah membacanya

dan terimakasih sudah berkunjung ke web blog kami semoga bermanfaat dan jangan lupa untuk sellau giat membaca supaya kita mendapatkan informasi yang penting setiap harinya.