Pengertian Pencak Silat, Unsur-Unsur, Tujuan dan Fungsinya

Pencak Silat – Hai sobat pintar, disetiap negara memiliki ilmu beladiri yang juga erat kaitannya dengan tradisi yang ada di daerah itu seperti karate yang berasal dari jepang, taekwondo dari korea,

dan beberapa cabang olaraga bela diri lain yang dijadikan juga sebagai salah satu cabang yang di lombakan di kejuaraan tingkat internasional. Indonesia juga memiliki pencak silat

sebagai kebanggaan yang sudah diakui dunia sebagai cabang bela diri yang di tandingkan di olimpiade yang menjadi identitas dari masyarakat Indonesia. Peminatnya tak hanya dari kalangan lokal.

Bahkan di seluruh negara di dunia turut mencetak atlit – atlit mereka dari nomor ini. Tapi yang menarik kalian ketahui pabila tertarik untuk mempelajari tentang ilmu bela diri ini

ialah mengetahui bagaimana sejarah terbentuknya dan apa saja unsur – unsur yang ada didalamnya serta apasih tujuan dan fungsi dari cabang beladiri yang satu ini. Ditambah lagi

mengetahui apa saja jurus – jurus andalan yang digunakan dalam seni bela diri yang satu ini. Langsung saja baca artikel dibawah ini sampai habis jangan setengah – setengah sobat.

pencak silat

Apa Itu Pencak Silat ?

Pencak Silat ialah gerakan seni tari yang mengandalkan ketangkasan dan keragaman gaya serta bunga pada setiap pola gerakannya. Sementara silat merupakan kepandaian melindungi diri

dari serangan yang tidak terduga dari arah manapun berdasar pada sigap dan tangkas serta memperhatikan tiap gerak dan gerik sang lawan. sehingga bisa menghalau segala serangan yang ada.

Beberapa Arti Menurut Para Ahli

Abdus Sjukur

Berdasarkan pendapat yang di kemukakan oleh Abdus Sjukur, Pencak ialah gerakan langkah keindahan dengan menghindar yang disertakan gerakan berunsur komedi. Pencak dapat dipertotonkan sebagai sarana hiburan.

Silat sendiri memiliki unsur teknik bela diri menangkis, dan perlawanan yang tidak dapat diperagakan di muka umum sebagai pertunjukan. namun keduanya di kolaborasikan menjadi satu kesatuan unsur beladiri.

Boechori Ahmad

Menurut opini dari Boechori Ahmad, Pencak sebagai fitrah manusia untuk bela diri. Sementara silat sebagai sebagai elemen yang menyambungkan pemikiran dan pergerakan.

Hasan Habudin

Menurut Hasan Habudin, Pencak sebagai seni bela diri yang dimainkan dengan ditata, walau sebenarnya silat sebagai pokok sari dari pecak tidak bisa dimainkan. Di kelompok suku Madura

pencak dipandang berakar dari bahasa Madura ‘apengkarepeng pergerakan aloncak’, yakni bergerak tanpa ketentuan sekalian meloncak. Silat sebagai si pemain berloncat semakin kesini seperti kilat.

Soetardjonegoro

Seterusnya ada opini dari Soetardjonegoro, Pencak sebagai gerak bela serang yang teratur menurut mekanisme, waktu, tempat dan cuaca dengan selalu jaga kehormatan masing-masing secara kesatria,

tidak mencederai hati. Silat sebagai gerak bela serang yang kuat hubungan denngan rohani, sehinggga menghidup suburkan perasaan, menggerakan hati nurani manusia, langsung serang ke Tuhan Yang Maha Esa.

tekhnik dasar pencak silat

Riwayat Singkat Terciptanya Silat

Asal mula bela diri di nusantara ini peluang berkembang dari ketrampilan beberapa suku asli Indonesia dalam memburu dan berperang dengan memakai parang, perisai, dan tombak,

misalkan seperti pada adat suku Nias yang sampai era ke-20 relatif tidak terjamah dampak luar. Silat diprediksi menebar di kepulauan nusantara sejak era ketujuh masehi,

namun asal awalnya tidak bisa ditetapkan secara pasti. Kerajaan-kerajaan besar, seperti Sriwijaya dan Majapahit disebut mempunyai pendekar-pendekar besar yang kuasai pengetahuan bela

diri dan bisa mengumpulkan prajurit-prajurit yang kepiawaiannya dalam pembelaan diri bisa dihandalkan. Pencak silat sudah dikenali oleh mayoritas warga rumpun Melayu dalam beragam nama.

Di semenanjung Malaysia dan Singapura, silat lebih dikenali bernama salurannya yakni cekak dan gayong. Di Thailand, pencak silat dikenali bernama bersilat, dan di Filipina

selatan dikenali bernama pasilat. Riwayat silat diceritakan lewat legenda yang bermacam dari 1 wilayah ke wilayah lain. Legenda Minangkabau, silat (bahasa Minangkabau: silek)

dibuat oleh Datuk Suri Diraja dari Pariangan, Tanah Datar di kaki Gunung Marapi pada era ke-11. Selanjutnya silek dibawa dan diperkembangkan oleh beberapa perantau Minang ke semua Asia Tenggara.

Demikian juga narasi rakyat berkenaan asal-usul silat saluran Cimande, yang menceritakan seorang wanita yang meniru pergerakan pertempuran di antara monyet dan harimau.

Silat lalu berkembang dari pengetahuan beladiri dan seni tari rakyat, jadi sisi dari pengajaran bela negara untuk hadapi penjajah asing. Dalam riwayat perjuangan menantang penjajah Belanda.

Arahan dan Tujuannya

Sebagai tempat untuk angkatan yang mempunyai hoby olahraga terutamanya beladiri untuk salurkan ketertarikannya dan talenta.

Membuat warga “Berjiwa Sehat, Berpikiran Pintar, Berprestasi “.

Membuat dan mendidik kader-kader bangsa supaya mempunyai sikap kesatria, berani bela keadilan dan kebenaran, disiplin yang tinggi dan tanggung
jawab batin dan lahir.

Menggerakkan dan gerakkan warga supaya lebih pahami dan meresapi langsung inti dan faedah olahraga Pencak Silat sebagai keperluan hidup.

Mendidik angkatan gampang supaya tidak terperosok pertemanan bebas, pemakai obat terlarang.

Unsur-Unsur Didalamnya

Olahraga

Kesenian

Bela diri

Pengajaran psikis kerohanian

Persaudaraan ke arah persatuan

Peranan Pencak Silat

1. Peranan Sebagai Seni

Pencak silat dilihat dari pojok seni harus memiliki kesesuaian dan kesetimbangan di antara wirama, wirasa, dan wiraga, atau kecocokan irama, penyuguhan penghayatan, dan tehnik. Pada seni pencak silat penekanan dan supremasi bisa ditempatkan pada:

Gerak bela diri yang diperindah dan diperhalus.
Gerak tari yang ambil pola-motif bela diri pencak silat.
Gerak tari yang diwarnai gerak pencak silat sekedarnya sebagai keadaan saja; dan
Gerak kombinasi yang imbang dan sesuai di antara bela diri dan tari.

2. Peranan Sebagai Bela Diri

Peranan pencak silat untuk bela diri sesuai beberapa ciri umum pencak silat Indonesia, diantaranya:

Pencak silat menggunakan semua sisi anggota badan dari ujung jemari tangan, kaki sampai kepala.
Pencak silat bisa dilaksanakan dengan tangan dengan senjata dan kosong.
Pencak silat tidak membutuhkan senjata tertentu. Benda apa saja bisa menjadi senjata (saputangan, tas, payung, ikat pinggang, dan beberapaya).

3. Peranan Sebagai Pengajaran

Hasil akhirnya edukasi olahraga pencak silat ialah kekuatan, ketrampilan, dan kemantapan dalam menjaga dan bela diri pada
ancaman bahaya dari dalam maupun luar, serta untuk menjamin keselarasan dengan alam sekitarnya.

Nah sobat pintar itulah tadi uraian lengkap mengenai pencak silat dan fungsinya sehingga tak ada salahnya kita turut mempelajari tekhnik yang benar bisa dengan mendatangi padepokan silat

yang sudah banyak terbentuk mulai di sekolah dan beberapa tempat pusat olah raga sebagai ekstra kulikuler yang bermanfaat bagi kalian. Terimakasih sudah membaca.